Yuk Mengenal Bolt-On Strain Gauge Sensor

ALATUJIGEOTEKNIK — Yuk Mengengal Bolt-on strain gauge sensor yang menjadi solusi untuk para pemilik kendaraan barang berat yang digunakan di Uni Eropa, harus mematuhi undang-undang baru terkait dengan berat, tinggi, lebar, dan panjangnya kendaraan. Undang-undang baru tersebut bertujuan untuk membuat jalan lebih aman, meningkatkan efisiensi dan membuat transportasi jalan lebih hijau.

Karena saat ini, kendaraan-kendaraan yang hendak melintas harus ditimbang terlebih dahulu di jembatan timbang, yang memakan waktu dan cukup mengganggu perjalanan, bagaimanapun itu merupakan kewajiban untuk mengikuti persyaratan hukum. Namun, kini ada solusi sederhana dan lebih mudah yang memungkinkan produsen truk dan pemilik bisnis menimbang kendaraan mereka secara akurat, cepat dengan gangguan minimal, dan real-time.

Dengan mengenal Bolt-on strain gauge sensor, yang menawarkan perbaikan sederhana yang dapat membantu memaksimalkan keuntungan, meminimalkan pada kelebihan beban dan mengurangi kerusakan, serta banyak manfaat untuk keselamatan. Alat ini juga dapat dipasang dengan penambahan strain gauge sensor ke jenis kendaraan tertentu, untuk memastikan agar operator dapat menjalankan jadwal yang lebih ketat, dan memastikan semua kendaraan yang mereka gunakan sudah memenuhi semua batasan dan peraturan berat tadi, di setiap saat.

Di mana Bolt-On Strain Gauge Sensor dapat digunakan?

2 hole bolt-on strain gauge sensor
Ilustrasi pengaplikasian 2 Hole Bolt-On Strain Gauge Sensor

Bolt-on strain gauge sensor, yang merupakan manfaat besar bagi produsen kendaraan berat. Biasanya dipasang pada setiap kelompok kendaraan, jembatan dan sarana struktur lainnya. Dengan fiturnya yang memungkinkan data dimonitor secara akurat dan terus-menerus, sehingga beban kendaraan dan bantalan beban dapat diterapkan dan digunakan dengan benar sesuai aturan. Kendaraan berat seperti truk forklift (yang mengangkut paket dengan bobot yang bervariasi), truk gandeng, truk pengangkut sampah, dan trailer pertanian sudah menggunakan alat ini dan mendapat manfaat dari kemampuan untuk bisa mengukur berat secara real-time. Untuk produsen kendaraan berat, undang-undang baru tersebut jadi menyoroti betapa pentingnya memasukkan sensor baut ke dalam desain dan proses manufaktur.

Keuntungan menggunakan Bolt-On Strain Gauge Sensor

2-Hole Bolt-On Strain Gauge Sensor
2-Hole Bolt-On Strain Gauge Sensor

Instrumen ini menawarkan fleksibilitas lengkap untuk produsen dan para pemilik kendaraan. Salah satu keuntungan menggunakan instrumen ini adalah dapat dipasang dengan cepat, mudah dan efisien dan karena bentuknya kecil sehingga dapat dilepas dan diganti dengan sangat mudah.

Dengan instrumen ini kita juga dapat menghemat biaya karena kemampuannya untuk menyediakan data sesuai permintaan dan akurat sehingga pengemudi kendaraan berat tidak perlu lagi harus ke jembatan timban terlebih dahulu. Sistem penimbangan terpasang langsung saat mengukur beban dari kendaraan atau peralatan, yang berarti bahwa operator dapat mengurangi waktu henti mereka dan menghilangkan kebutuhan untuk bepergian dan berhenti di jembatan timbang.

Kalian juga akan tetap membutuhkan instrumen ini di indonesia karena meskipun aturan kendaraan berat tersebut tidak berlaku disini, tetapi instrumen ini dapat membantu hal lain yang memudahkan pekerjaan kita. Seperti monitoring jembatan, mengukur beban yang ada di truk sehingga tidak melewati batas maksimum guna menghindari kecelakaan. Maka dari itu kalian tetap membutuhkan 2 Hole Bolt-On Strain Gauge Sensor ini, jika berminat bisa menghubungi kami di +62813-9929-1909 (Fikri) & +62822-5870-6420 (Anto) atau Email kami di: sales.alatujigeoteknik@gmail.com dan bisa langsung juga melalui layanan live chat yang telah disediakan di pojok kanan bawah web.

 

sumber:

New EU Legislation on Vehicle Weights and How It Affects Truck Manufacturers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *