Seismic Sensor Untuk Deteksi Prakiraan Terowongan Lanjut

ALATUJIGEOTEKNIK.COM — Rekayasa terowongan adalah pekerjaan tertutup, yang sering dipengaruhi oleh berbagai struktur geologi yang berbahaya. Jika struktur geologi yang berbahaya tidak dapat diprediksi atau diramalkan sebelum atau selama konstruksi terowongan, kemajuan teknik mungkin terpengaruh, dan bencana besar dapat terjadi. Oleh karena itu, dengan bantuan seismic sensor kita dapat mendeteksi prakiraan terowongan lanjut.

Baca Juga: Eksplorasi Tambang Mineral Dengan Wireless Geophone

TSP adalah singkatan dari Tunnel Seismic Prediction, yang merupakan teknologi deteksi refleksi seismik resolusi tinggi multi-gelombang dan multi-komponen. Dalam teknologi ini, gelombang seismik dibangkitkan oleh rangkaian sumber seismik mikro buatan yang tersusun teratur dan membentuk penampang sumber seismik. Gelombang seismik merambat di batuan sebagai gelombang sferis, dan beberapa gelombang seismik dipantulkan ketika menghadapi antarmuka impedansi yang berbeda (seperti zona rekahan, patahan, atau interlayer yang lemah). Sinyal gelombang yang dipantulkan akan diterima dan direkam oleh dua sensor seismik dan tiga komponen yang sangat sensitif (geofon) yang ditempatkan di dinding kiri dan kanan terowongan. Kecepatan propagasi, delay time, bentuk gelombang, amplitudo, dan arah gelombang pantul ini terkait erat dengan sifat dan distribusi struktur geologi berbahaya yang sesuai. Dengan mengolah data dengan software, distribusi medan gelombang, gelombang P dan gelombang S dapat diperoleh. Terakhir, refleksi sumbu sefase yang memotong sumbu terowongan di depan permukaan terowongan lalu hasil interpretasi geologi dapat ditampilkan. Menurut kepadatan yang sesuai, parameter fisik dan mekanik batuan di daerah perkiraan dapat dihitung, dan kemudian integritas batuan sekitarnya di daerah ini dapat dianalisis.

Prinsip Diagram Prakiraan TSP

Baru-baru ini, metode TSP digunakan untuk pada pengaplikasian prakiraan lanjutan untuk terowongan yang menggunakan Sensor Seismik IAU-19 yang terhubung dengan geofon tiga komponen 60Hz. Tujuannya adalah untuk mendeteksi struktur geologi yang berbahaya di depan permukaan terowongan dan menyelidiki lebih lanjut kondisi geologi dan hidrogeologi rekayasa di depan permukaan kerja penggalian terowongan. Dampaknya, ini mengurangi risiko konstruksi dan memandu kelancaran konstruksi proyek.

Seismic Sensor IAU-19

Proses dan Analisis Data:

Hasil Migrasi Kedalaman TSP:

Gambar Migrasi Kedalaman TSP Permukaan Terowongan ZK0+513

Reflection Interface Extraction:

ZK0+513 Tunnel Surface TSP antarmuka refleksi gelombang p

Hasil pengolahan data deteksi sesuai dengan operasi terowongan yang sebenarnya. Sensor Pintar IAU-19 berhasil membantu para insinyur melakukan prakiraan muka terowongan.

ALATUJIGEOTEKNIK — Oleh karena itu, alat ini sangat membantu proses eksplorasi dengan sensor seismik. Segera dapatkan alat ini dengan menghubungi kami di +62813-9929-1909 (Fikri) & +62822-5870-6420 (Anto) atau Email kami di: sales.alatujigeoteknik@gmail.com atau dapat melalui layanan live chat yang kami sediakan di pojok kanan bawah web.

 

sumber:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *