ALATUJIGEOTEKNIK – Berdasarkan kondisi geografis, geologis, maupun demografis, Indonesia memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap bencana alam. Hal ini disebabkan oleh posisi Indonesia di pertemuan tiga lempeng besar dunia: Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik, yang membentuk jalur pegunungan aktif (ring of fire). Di Indonesia, tanah longsor umumnya dipicu oleh infiltrasi air ke dalam lereng, khususnya saat musim hujan atau akibat genangan air di puncak lereng. Proses ini meningkatkan beban tanah dan mengurangi stabilitas lereng.

Indikasi awal kelongsoran biasanya ditunjukkan dengan munculnya retakan-retakan pada dinding atau permukaan lereng. Karena dampak longsor sangat fatal bagi bangunan dan nyawa manusia, mitigasi melalui identifikasi dan perkuatan lereng menjadi langkah preventif yang krusial. Untuk mengurangi risiko korban jiwa, diperlukan sistem peringatan dini (early warning system) yang akurat. Salah satu solusi teknologi yang paling efektif untuk memantau stabilitas lereng secara berkelanjutan adalah penggunaan In-Place Inclinometer (IPI).
In-Place Inclinometer merupakan instrumen sensor yang dipasang di dalam lubang bor secara vertikal pada area yang rawan longsor. Alat ini bekerja dengan mendeteksi pergeseran lateral atau kemiringan tanah di bawah permukaan secara presisi. Berbeda dengan inclinometer manual, IPI dirancang untuk pemantauan otomatis secara real-time.
Lalu, mengapa Peran In-Place Inclinometer sebagai alat monitoring tanah longsor itu penting? bagaimana cara kerjanya? simak artikel berikut ini.
Baca juga : Fungsi Instrument Inclinometer Untuk Monitoring Geoteknik
Pentingnya Menggunakan In-Place Inclinometer Untuk Monitoring Tanah Longsor

Penggunaan In-Place Inclinometer (IPI) menjadi sangat penting karena sering kali pergerakan tanah yang memicu longsor terjadi jauh di bawah permukaan sebelum terlihat sebagai retakan di atas tanah. IPI memberikan data objektif mengenai di kedalaman mana tanah mulai bergerak dan seberapa cepat pergerakan tersebut terjadi. selain itu terdapat beberapa manfaat lain nya yang tak kalah penting, seperti :
1. Mengetahui Pergerakan Tanah Lebih Awal Seringkali tanah di bawah sudah bergeser, tapi di permukaan belum terlihat retakan apa pun. Alat ini bisa mendeteksi pergeseran sekecil apa pun di dalam tanah, sehingga kita bisa tahu potensi longsor jauh sebelum bencana itu benar-benar terjadi.
2. Bekerja Otomatis Tanpa Perlu Dijaga Berbeda dengan alat lama yang harus dicek manual oleh petugas di lapangan, alat ini bekerja sendiri selama 24 jam. Data akan langsung dikirim ke HP atau komputer, jadi pemantauan bisa dilakukan dari mana saja tanpa harus membahayakan petugas di lokasi rawan.
3. Menunjukkan Titik Lemah Tanah dengan Pasti Alat ini bisa memberi tahu secara akurat di kedalaman berapa tanah tersebut mulai rapuh atau bergeser. Informasi ini sangat penting bagi teknisi untuk menentukan cara memperbaiki lereng tersebut agar tidak longsor.
4. Memberi Waktu untuk Mengungsi (Alarm Bahaya) Karena alat ini memantau secara terus-menerus, sistem bisa langsung menyalakan sirine atau mengirim peringatan jika tanah bergerak semakin cepat. Ini memberikan waktu tambahan bagi warga untuk menyelamatkan diri dan membawa barang berharga.
5. Sangat Cocok untuk Area yang Sulit Dijangkau Alat ini sangat berguna untuk dipasang di tebing curam atau daerah terpencil yang sulit didatangi manusia secara rutin. Begitu dipasang, alat akan terus mengirimkan informasi mengenai kondisi keamanan tanah di sana.
Bagaimana Cara Kerja In-Place Inclinometer Untuk Monitoring Tanah Longsor?
Secara teknis, cara kerja IPI dapat dijabarkan dalam beberapa tahapan berikut:
Pemasangan Sensor: Sejumlah sensor IPI dimasukkan ke dalam pipa selubung (casing) khusus yang telah ditanam di lubang bor vertikal. Sensor-sensor ini dihubungkan satu sama lain menggunakan batang penyambung (extension rods) sehingga membentuk satu rangkaian kesatuan di sepanjang kedalaman lereng.
Pengukuran Kemiringan: Setiap unit sensor dilengkapi dengan akselerometer presisi tinggi yang mengukur sudut kemiringan (tilt) terhadap gaya gravitasi. Jika terjadi pergeseran tanah, pipa casing akan ikut membengkok, dan sensor di dalamnya akan mendeteksi perubahan sudut tersebut.
Konversi Menjadi Data Pergeseran: Perubahan sudut yang dideteksi oleh sensor kemudian dikonversi menjadi nilai perpindahan lateral (dalam satuan milimeter). Dengan menggabungkan data dari seluruh rangkaian sensor, kita dapat melihat profil deformasi tanah secara keseluruhan dari dasar hingga permukaan.
>>LINK PRODUK IN-PLACE INCLINOMETER<<
ALATUJIGEOTEKNIK – sebagai perusahaan yang bergerak dibidang control dan monitoring system, kami menjual IPI dengan harga dan kulitas terbaik. Selain itu, kami juga menyediakan jasa instalasi dan monitoring IPI pada bendungan, tambang, lereng gunung dan konstruksi lainnya. Informasi lebih lanjut atau konsultasi terkait alat dan jasa pemasangan in-place inclinometer ini, silahkan hubungi kami di whatsapp melalui :


