Perencanaan dan pembangunan jalan raya merupakan salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap perkembangan suatu daerah. Infrastruktur jalan berfungsi sebagai sarana transportasi utama yang membuka akses dan menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, sehingga dapat mendukung mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil bumi. Tujuan utama pembangunan jalan adalah untuk menunjang aktivitas transportasi masyarakat umum serta meningkatkan efisiensi dalam kegiatan ekonomi dan logistik.
Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, volume lalu lintas juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pertumbuhan kendaraan yang sangat cepat seringkali menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kepadatan lalu lintas, penurunan kinerja jalan, serta kerusakan perkerasan jalan, baik di wilayah perkotaan maupun di luar kota. Kondisi ini menuntut adanya peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur jalan, khususnya dalam hal perencanaan, pembangunan, dan pengendalian mutu konstruksi jalan.
Untuk memastikan bahwa konstruksi perkerasan jalan memiliki kualitas, kekuatan, dan daya dukung yang sesuai dengan standar, diperlukan metode pengujian perkerasan jalan yang akurat, cepat, dan efisien. Dalam hal ini, HMP LFG (Light Falling Weight Deflectometer) hadir sebagai solusi alat uji LWD modern yang digunakan untuk mengukur daya dukung dan kekakuan lapisan perkerasan jalan secara langsung di lapangan. Ingin tahu apa saja fungsi dan bagaimana cara kerjanya? simak berikut artikel ini.
Baca juga : Lightweight Deflectometer, Solusi Uji Daya Dukung Tanah dengan Efisien
Apa Itu HMP LFG (Light Weight Deflectometer)?

HMP LFG adalah alat uji non-destruktif yang digunakan untuk mengukur nilai deformasi atau lendutan permukaan tanah dan perkerasan akibat beban dinamis. Alat ini bekerja dengan menjatuhkan beban tertentu dari ketinggian yang telah ditentukan ke atas pelat baja yang diletakkan di permukaan tanah atau lapisan perkerasan.
Dari respon lendutan yang terjadi, sistem sensor akan merekam data dan secara otomatis menghitung nilai modulus elastisitas dinamis (Ev). Nilai ini menjadi parameter penting dalam menentukan kualitas pemadatan dan daya dukung lapisan tanah dasar (subgrade), lapis pondasi (base course), maupun lapis pondasi bawah (subbase).
Fungsi HMP LFG Dalam Pengujian Perkerasan Jalan

Penggunaan HMP LFG dalam proyek konstruksi jalan memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:
- Mengukur Daya Dukung Tanah Dasar (Subgrade)
Memastikan tanah dasar memiliki kekuatan yang cukup sebelum dilakukan pekerjaan lapisan berikutnya. - Evaluasi Kualitas Pemadatan
Mengontrol hasil pekerjaan pemadatan timbunan atau agregat agar sesuai dengan spesifikasi teknis. - Pengujian Lapis Pondasi Jalan
Mengetahui kekakuan dan stabilitas lapisan agregat sebelum dilakukan pengaspalan atau pengecoran beton. - Quality Control dan Quality Assurance (QC/QA)
Membantu kontraktor dan konsultan pengawas dalam memastikan mutu pekerjaan konstruksi jalan.
Keunggulan HMP LFG Dibanding Metode Konvensional
Dibandingkan metode pengujian konvensional seperti CBR lapangan atau sand cone test, HMP LFG memiliki sejumlah keunggulan:
- Cepat dan Efisien – Pengujian dapat dilakukan hanya dalam hitungan menit tanpa perlu proses penggalian.
- Non-Destruktif – Tidak merusak struktur lapisan yang telah dipadatkan.
- Data Real-Time – Hasil pengujian langsung ditampilkan dalam bentuk nilai modulus.
- Portabel dan Mudah Digunakan – Desain alat yang ringkas memudahkan mobilisasi di lapangan.
- Akurat dan Konsisten – Menghasilkan data yang dapat digunakan untuk evaluasi teknis dan dokumentasi proyek.
Dengan keunggulan tersebut, HMP LFG menjadi pilihan ideal dalam proyek pembangunan jalan raya, jalan tol, bandara, kawasan industri, hingga proyek infrastruktur skala besar lainnya.
Prinsip Kerja HMP LFG

Prinsip kerja HMP LFG didasarkan pada simulasi beban dinamis yang menyerupai beban lalu lintas kendaraan. Beban dijatuhkan pada pelat baja yang bersentuhan langsung dengan permukaan uji. Sensor percepatan atau geophone kemudian mengukur lendutan yang terjadi akibat beban tersebut.
Data yang diperoleh diproses oleh unit kontrol digital untuk menghasilkan nilai modulus elastisitas dinamis (Ev). Nilai ini kemudian dibandingkan dengan standar teknis yang berlaku untuk menentukan apakah lapisan perkerasan telah memenuhi persyaratan desain.
Aplikasi HMP LFG Pada Proyek Infrastruktur
HMP LFG banyak digunakan pada berbagai jenis proyek, seperti:
- Pembangunan jalan nasional dan jalan tol
- Proyek perkerasan bandara dan runway
- Kawasan industri dan pergudangan
- Proyek reklamasi dan timbunan
- Pembangunan pelabuhan dan akses logistik
Penggunaan alat ini membantu mempercepat proses pekerjaan sekaligus meminimalkan risiko kegagalan konstruksi akibat daya dukung yang tidak memenuhi standar.
Mengapa HMP LFG Penting Untuk Masa Depan Infrastruktur?

Dengan pertumbuhan lalu lintas yang terus meningkat, kebutuhan akan infrastruktur jalan yang kuat dan tahan lama menjadi semakin krusial. Pengujian yang akurat pada tahap awal konstruksi dapat mencegah kerusakan dini, retak, deformasi permanen, maupun penurunan struktur jalan.
HMP LFG memberikan solusi modern yang mendukung efisiensi waktu, pengendalian mutu yang lebih baik, serta pengambilan keputusan teknis yang lebih tepat di lapangan. Penggunaan alat ini juga membantu meningkatkan standar keselamatan dan keberlanjutan proyek infrastruktur.
ALATUJIGEOTEKNIK – HMP LFG (Light Falling Weight Deflectometer) merupakan solusi alat uji LWD yang efektif untuk pengujian perkerasan jalan. Dengan metode non-destruktif, hasil cepat, dan akurasi tinggi, alat ini menjadi bagian penting dalam sistem pengendalian mutu konstruksi jalan modern. Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang control dan monitoring system, kami menjual alat Alat LWD Untuk Pengujian Perkerasan Jalan dengan harga dan kulitas terbaik. Informasi lebih lanjut atau konsultasi terkait alat dan jasa pemasangan ini, silahkan hubungi kami di whatsapp:


