Settlement Plate Untuk Embankment

Proyek konstruksi dermaga atau jalan tol laut merupakan salah satu infrastruktur penting dalam mendukung aktivitas maritim dan logistik. Salah satu elemen kunci dalam proyek ini adalah reklamasi, yang bertujuan untuk menambah luas daratan guna menampung fasilitas dermaga serta akses jalan yang diperlukan. Reklamasi ini, khususnya dalam bentuk timbunan causeway, sering menghadapi tantangan teknis yang signifikan, seperti penurunan tanah (settlement) dan stabilitas struktur timbunan. Trial embankment adalah salah satu metode yang digunakan untuk menguji dan memastikan keberhasilan reklamasi timbunan sebelum pelaksanaan skala penuh.

Melalui trial embankment, para engineer dapat mempelajari perilaku tanah dan timbunan dalam kondisi nyata, serta mengidentifikasi potensi masalah sejak dini. Salah satu instrumen penting yang digunakan dalam proses ini adalah settlement plate, yang berfungsi untuk mengukur dan memantau tingkat penurunan tanah secara akurat. Penggunaan settlement plate dalam trial embankment pada proyek konstruksi, khususnya untuk reklamasi timbunan causeway, memiliki tujuan utama untuk memastikan bahwa timbunan yang dilakukan dapat memenuhi standar teknis dan keamanan yang ditetapkan. Oleh karena itu, settlement plate untuk embankment menjadi bagian penting dalam sistem monitoring geoteknik pada proyek embankment, baik pada proyek reklamasi, jalan tol, pelabuhan, maupun infrastruktur lainnya yang dibangun di atas tanah lunak.

Baca juga : Monitoring Settlement Plate

Apa Itu Embankment?

Embankment adalah struktur timbunan tanah yang dibuat untuk mendukung konstruksi seperti jalan raya, jalan tol, rel kereta api, bandara, dan bendungan. Embankment biasanya dibangun di atas tanah lunak yang memiliki potensi penurunan tinggi. Tanah lunak memiliki sifat kompresibel, sehingga ketika diberikan beban timbunan, tanah akan mengalami penurunan secara bertahap. Jika penurunan ini tidak dimonitor, dapat menyebabkan kerusakan struktur di atasnya.

Oleh karena itu, penggunaan settlement plate sangat penting dalam proyek embankment.

Penjelasan Settlement Plate

Settlement plate adalah alat monitoring geoteknik yang digunakan untuk mengukur besarnya penurunan vertikal tanah akibat beban timbunan atau struktur di atasnya. Alat ini terdiri dari pelat baja yang dipasang di atas permukaan tanah dasar, kemudian dihubungkan dengan pipa ekstensi dan batang ukur yang muncul ke permukaan timbunan.

Seiring bertambahnya beban timbunan, tanah dasar akan mengalami konsolidasi yang menyebabkan penurunan. Settlement plate akan bergerak mengikuti penurunan tersebut, sehingga besarnya settlement dapat diukur secara berkala.

Alat ini banyak digunakan dalam proyek konstruksi besar dan menjadi standar monitoring pada berbagai proyek infrastruktur yang diawasi oleh instansi seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Aplikasi Settlement Plate pada Proyek

Settlement plate banyak digunakan pada berbagai proyek, seperti:

  • Proyek jalan tol
  • Proyek jalan raya
  • Proyek rel kereta api
  • Proyek bandara
  • Proyek pelabuhan
  • Proyek bendungan

Manfaat Settlement Plate Untuk Embankment

1.Monitoring Penurunan Tanah Secara Akurat

Manfaat utama settlement plate adalah untuk mengukur besarnya penurunan tanah secara langsung dan akurat. Data ini membantu engineer mengetahui berapa besar settlement yang telah terjadi dan memprediksi settlement yang akan terjadi di masa depan.

Informasi ini sangat penting untuk menentukan apakah tanah sudah cukup stabil untuk melanjutkan tahap konstruksi berikutnya.

2. Menentukan Waktu Konstruksi yang Aman

Settlement plate membantu menentukan kapan embankment sudah cukup stabil untuk dibangun struktur permanen seperti jalan atau rel kereta.

Jika konstruksi dilanjutkan sebelum tanah stabil, dapat terjadi kerusakan seperti:

  • Retak pada jalan
  • Penurunan tidak merata
  • Kerusakan struktur

Dengan data settlement plate, engineer dapat menentukan waktu konstruksi yang paling aman.

3. Mengontrol Stabilitas Timbunan

Settlement plate digunakan untuk memantau stabilitas timbunan selama proses konstruksi berlangsung. Jika penurunan terjadi terlalu cepat, hal ini dapat menjadi indikasi potensi kegagalan tanah. Dengan demikian, tindakan perbaikan dapat dilakukan lebih awal.

4. Evaluasi Kinerja Perbaikan Tanah

Pada proyek embankment di tanah lunak, biasanya dilakukan perbaikan tanah seperti:

  • Prefabricated Vertical Drain (PVD)
  • Preloading
  • Surcharge loading

Settlement plate digunakan untuk mengevaluasi apakah metode perbaikan tanah tersebut bekerja dengan efektif.

Data settlement akan menunjukkan apakah konsolidasi tanah berjalan sesuai perencanaan.

5. Mengurangi Risiko Kegagalan Struktur

Settlement yang tidak terkontrol dapat menyebabkan:

  • Kerusakan jalan
  • Kerusakan rel kereta
  • Kerusakan fondasi

Dengan menggunakan settlement plate, risiko ini dapat diminimalkan karena kondisi tanah selalu dimonitor.

  1. Mendukung Data Analisis Geoteknik

Data dari settlement plate digunakan untuk berbagai analisis geoteknik, seperti:

  • Analisis konsolidasi tanah
  • Analisis stabilitas tanah
  • Prediksi settlement jangka panjang

Data ini sangat penting untuk memastikan desain konstruksi aman.

Keunggulan Menggunakan Settlement Plate

Settlement plate memiliki berbagai keunggulan, antara lain:

  • Akurasi tinggi
  • Mudah dipasang
  • Biaya relatif ekonomis
  • Mudah dimonitor
  • Data akurat untuk analisis

Alat ini merupakan solusi efektif untuk monitoring settlement.

>>LINK PRODUK SETTLEMENT PLATE<<

ALATUJIGEOTEKNIK – sebagai perusahaan yang bergerak dibidang control dan monitoring system, kami menjual settlement plate dengan harga dan kulitas terbaik. Selain itu, kami juga menyediakan layanan instalasi dan monitoring settlement plate pada tambang dan konstruksi lainnya. Informasi lebih lanjut atau konsultasi terkait alat dan jasa pemasangan settlement plate  ini, silahkan hubungi kami di whatsapp melalui :